POTENSI
MAGGOT SEBAGAI BAHAN PAKAN DALAM FORMULASI PAKAN IKAN
1.
PENDAHULUAN.
Pakan ikan diindonesia banyak mengunakan
pakan pabrik yang biasanya harganya mahal. Terlebih lagi Harga pakan pelet yang kian melambung merupakan
kendala besar bagi pembudidaya ikan. Para pembudidaya lele harus pintar mencari
siasat agar biaya produksi tidak membengkak akibat mahalnya harga pelet. Padahal dalam membuata
pakan yang murah bisa dilakukan dengan mengunakan bahan yang mempunyai nilai
nutrisi seperti maggot (Hermentia
illucens) contohnya, maggot mempunyai nilai protein kasar sebesar 28%. Hal ini membuat
potensi maggot sebagai bahan tamhan dalam pembuatan pakan ikan menjadi sangat
besar. Dengan budidaya maggot yang sangat mudah dapat dilakukan pembudidayaan
maggot intensif untuk memenuhi potensi pakn dari magot.
maggot adalah larva dari Black
Soldier Fly (hermentia
illucens). sang lalat adalah serangga yang hidup di pepohonan yang
berbunga. Sari bunga (madu) merupakan makanan utamanya. Siklus hidupnya selalu
melakukan metamorfosa seperti kupu-kupu. Selanjutnya, si prajurit hitam yang
sudah dewasa akan kawin dan selanjutnya meletakkan telurnya pada media yang
memungkinan sebagai makanan bagi larvanya. Dalam waktu 2-4 hari telur akan
menetas menjadi maggot kecil, selanjutnya akan bertambah besar sampai 2 cm pada
umur 4 minggu. Sampai umur 2 minggu maggot masih berwarna putih dan selanjutnya
warna semakin berubah menjadi kekuningan sampai hitam dan menjadi pupa pada
umur ± 4 minggu. Setelah 4 minggu pupa akan menetas menjadi serangga dewasa. (http://cara-beternaku.blogspot.com).
2.
CARA
MEMBUDIDAYA MAGOT.
Maggot dapat dibudidayakan didalam wadah
yang diberi penutup diatasnya dan di pinggirannya dibuat lubang agar Black Soldier Fly (hermentia illucens) dapat masuk.
Berikut cara budidaya maggot.
·
Telur maggot berada dalam atau
maggot kecil yang keranjang selanjutnya dipelihara dalam bak semen ukuran 1 x 1
,5x I m dan baskom ukuran volume 25 1. Sebagai kontrol dilakukan pula produksi
maggot dalam bak semen tanpa dilakukan terlebih dahulu koleksi telur.
·
Pemberian PKM sebagai bahan pakan
maggot dilakukan setelah maggot usia 5-14 hari, jumlah pemberian kurang Iebih
3-10% dan biomas maggot, setiap harinya diberikan satu kali.
·
Pemeliharaan maggot berkisar 10-15
hari.
No comments:
Post a Comment