burung twitter

berjalan

SEGALA YANG HIDUP DIPERAIRAN ADALAH MILIK PERIKANAN

Monday, 3 December 2012



POTENSI MAGGOT SEBAGAI BAHAN PAKAN DALAM FORMULASI PAKAN IKAN

1.      PENDAHULUAN.
Pakan ikan diindonesia banyak mengunakan pakan pabrik yang biasanya harganya mahal. Terlebih lagi Harga pakan pelet yang kian melambung merupakan kendala besar bagi pembudidaya ikan. Para pembudidaya lele harus pintar mencari siasat agar biaya produksi tidak membengkak akibat mahalnya harga pelet. Padahal dalam membuata pakan yang murah bisa dilakukan dengan mengunakan bahan yang mempunyai nilai nutrisi seperti maggot (Hermentia illucens) contohnya, maggot mempunyai nilai protein kasar sebesar 28%. Hal ini membuat potensi maggot sebagai bahan tamhan dalam pembuatan pakan ikan menjadi sangat besar. Dengan budidaya maggot yang sangat mudah dapat dilakukan pembudidayaan maggot intensif untuk memenuhi potensi pakn dari magot.
 maggot adalah larva dari  Black Soldier Fly (hermentia illucens). sang lalat adalah serangga yang hidup di pepohonan yang berbunga. Sari bunga (madu) merupakan makanan utamanya. Siklus hidupnya selalu melakukan metamorfosa seperti kupu-kupu. Selanjutnya, si prajurit hitam yang sudah dewasa akan kawin dan selanjutnya meletakkan telurnya pada media yang memungkinan sebagai makanan bagi larvanya. Dalam waktu 2-4 hari telur akan menetas menjadi maggot kecil, selanjutnya akan bertambah besar sampai 2 cm pada umur 4 minggu. Sampai umur 2 minggu maggot masih berwarna putih dan selanjutnya warna semakin berubah menjadi kekuningan sampai hitam dan menjadi pupa pada umur ± 4 minggu. Setelah 4 minggu pupa akan menetas menjadi serangga dewasa. (http://cara-beternaku.blogspot.com).


caramembuatmaggot

2.      CARA MEMBUDIDAYA MAGOT.
Maggot dapat dibudidayakan didalam wadah yang diberi penutup diatasnya dan di pinggirannya dibuat lubang agar Black Soldier Fly (hermentia illucens) dapat masuk.
Berikut cara budidaya maggot.
·         Telur maggot berada dalam atau maggot kecil yang keranjang selanjutnya dipelihara dalam bak semen ukuran 1 x 1 ,5x I m dan baskom ukuran volume 25 1. Sebagai kontrol dilakukan pula produksi maggot dalam bak semen tanpa dilakukan terlebih dahulu koleksi telur.
·         Pemberian PKM sebagai bahan pakan maggot dilakukan setelah maggot usia 5-14 hari, jumlah pemberian kurang Iebih 3-10% dan biomas maggot, setiap harinya diberikan satu kali.
·         Pemeliharaan maggot berkisar 10-15 hari.

No comments:

Post a Comment